Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PKS Kalsel mengajukan nama Wakil Wali Kota Banjarmasin Alwi Sahlan dan anggota DPR Habib Aboe Bakar sebagai cawagub. Namun dewan pimpinan pusat (DPP) meminta tambahan beberapa nama lagi sebagai bahan pertimbangan.
“Zairulah sudah pasti disetujui DPP. Sedangkan untuk wakilnya, sampai Senin malam belum diputuskan. DPP minta beberapa nama lagi sehingga pembahasannya ditunda satu hingga dua pekan mendatang,” kata Ketua Penjaringan Calon Kepala Daerah DPW PKS Kalsel Ibnu Sina, Selasa (24/11).
Namun Ibnu meyakinkan bukan berarti nama Alwi dan Habib gugur. Jadi siapa kader lain yang akan diusulkan? Menurut Ibnu, DPW belum memutuskan. Tapi ada empat nama yang mungkin dipertimbangkan yakni
Riswandi, Husaini Suni, Habib Nabil Al Mussawa dan dirinya. “Kita segera rumuskan. Mudah-mudahan bisa secepatnya diputuskan,” ujar Ibnu.
Keputusan PKS mengusung Zairulah, menurut Ibnu, didasarkan pada hasil survei dukungan massa. Berdasarkan survei, perolehan dukungan Zairulah hanya beda delapan persen di bawah Gubernur Rudy Ariffin. Rudy didukung Partai Persatuan Pembangunan dan Gerindra.
Kalau kegiatan pendekatan dan sosialisasi terus dilakukan, Ibnu yakin Zairullah bisa mengalahkan Rudy.
Terkait latar belakang Zairulah, Ibnu mengatakan sudah memasukkan semua data baik positif dan negatif semua calon. Tugas DPW hanya menyajikan data valid. Selanjutnya DPP yang mempertimbangkan dan memutuskan.
Mengenai koalisi, Ibnu mengatakan PKS sedang melakukan pendekatan ke beberapa partai. Zairulah juga mendaftar ke beberapa partai lain.
Saat partai lain sibuk memikirkan figur yang akan diusung, Partai Demokrat justru fokus mencari rekan koalisi.(bpg)
Sumber: Banjarmasin Post



